Tingkatkan Budaya Literasi dan Wawasan Keislaman, Mahasiswa IAI Al-Hidayah Bogor Ikuti Muharam Islamic Festival (MILFEST) 2026

Tingkatkan Budaya Literasi dan Wawasan Keislaman, Mahasiswa IAI Al-Hidayah Bogor Ikuti Muharam Islamic Festival (MILFEST) 2026

BOGOR — Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah serta memperkuat ekosistem literasi keagamaan di kalangan generasi muda, perwakilan mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Hidayah Bogor, Nurul Khotim Asy’ari dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), sukses berpartisipasi dalam ajang Muharam Islamic Festival (MILFEST) 2026.

Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI bertempat di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), Ciawi, Bogor, selama empat hari, mulai Kamis hingga Ahad, 30 Juli – 2 Agustus 2026.

Keikutsertaan delegasi IAI Al-Hidayah Bogor didasarkan pada Surat Tugas Rektor No. 191/ST/RKT-IAIA/VII/2026 yang ditandatangani langsung oleh Rektor IAI Al-Hidayah Bogor, Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I.

MILFEST 2026 mengusung dua panggung utama, yaitu Panggung Literasi dan Panggung Kreasi, yang menghadirkan serangkaian agenda edukatif dan inspiratif:

  • Seminar & Talkshow Pendidikan: Membahas penguatan kebijakan literasi keagamaan nasional bersama Bappenas dan Kemenag, strategi menembus perguruan tinggi bereputasi nasional/internasional, peluang studi di Malaysia dan Iran, hingga tips berburu beasiswa bersama Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan.

  • Bedah Buku & Diskusi Kepenulisan: Menghadirkan pencerah dan tokoh-tokoh literasi ternama seperti Maudy Ayunda (Dear Tomorrow), Habiburrahman El Shirazy (Kembara Rindu & Suluh Rindu), Aguk Irawan, Maman S. Mahayana, serta jajaran penulis Terra Pustaka.

  • Kegiatan Sosial & Kreatif: Menyajikan pameran buku, bazaar UMKM halal, program wakaf Al-Qur’an, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga atraksi seni marawis dan mimbar sastra.

Nurul Khotim Asy’ari menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya literasi Islam yang kontekstual dan moderat di era digital. Selain itu, jejaring antar-mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia yang terjalin selama acara menjadi nilai tambah yang sangat berharga.

“Literasi keagamaan tidak sekadar membaca teks, tetapi bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara bijaksana dan berkontribusi nyata melalui karya, baik karya tulis maupun pengabdian masyarakat,” ungkap Nurul.

Rektor IAI Al-Hidayah Bogor mengapresiasi partisipasi mahasiswa dalam ajang nasional ini dan berharap pengalaman serta wawasan yang diperoleh dapat disebarluaskan (sharing session) kepada seluruh civitas akademika kampus untuk memperkuat budaya literasi dan prestasi mahasiswa IAI Al-Hidayah Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *